Lampung Selatan – Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan melalui Tim Kerja Penyakit Tidak Menular (PTM) melaksanakan kegiatan Deteksi Dini Faktor Risiko Penyakit Tidak Menular (PTM) Institusi pada Rabu, 12 Agustus 2026, mulai pukul 08.00 WIB sampai selesai. Kegiatan yang dilaksanakan di Aula LBBH, Kabupaten Lampung Selatan ini ditujukan bagi seluruh staf Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan sebagai upaya mengetahui kondisi kesehatan dan faktor risiko PTM sejak dini.
Kegiatan dilaksanakan oleh Tim Kerja PTM Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan bersama petugas kesehatan terkait. Deteksi dini dilakukan melalui serangkaian pemeriksaan kesehatan yang meliputi skrining faktor risiko PTM, pengukuran tekanan darah, berat badan, tinggi badan dan Indeks Massa Tubuh (IMT), lingkar perut, serta pemeriksaan gula darah sesuai indikasi dan ketersediaan pemeriksaan.
Selain pemeriksaan fisik dan kesehatan, kegiatan juga mencakup identifikasi faktor risiko perilaku dan gaya hidup peserta, seperti pola makan, aktivitas fisik, kebiasaan merokok, serta faktor risiko lainnya yang dapat berkontribusi terhadap terjadinya penyakit tidak menular.
Pelaksanaan kegiatan diawali dengan registrasi dan pengisian data peserta, dilanjutkan dengan skrining faktor risiko serta rangkaian pemeriksaan kesehatan. Setelah pemeriksaan, peserta mendapatkan informasi mengenai hasil pemeriksaan serta edukasi dan konseling terkait upaya pencegahan dan pengendalian faktor risiko PTM.
Bagi peserta yang ditemukan memiliki faktor risiko atau hasil pemeriksaan yang memerlukan pemantauan lebih lanjut, diberikan rekomendasi tindak lanjut sesuai dengan kondisi dan hasil pemeriksaan. Seluruh hasil kegiatan juga dilakukan pencatatan dan pelaporan sebagai bagian dari upaya pengendalian penyakit tidak menular di lingkungan institusi.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan cakupan deteksi dini PTM, khususnya pada kelompok usia produktif di lingkungan kerja. Melalui deteksi dini, berbagai faktor risiko seperti hipertensi, obesitas, kadar gula darah tinggi, serta perilaku hidup tidak sehat dapat diketahui lebih awal sehingga langkah pencegahan dan tindak lanjut dapat dilakukan secara cepat dan tepat.
Kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar. Melalui pelaksanaan deteksi dini faktor risiko PTM secara berkala, diharapkan seluruh staf Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan semakin peduli terhadap kondisi kesehatan diri serta mampu menerapkan perilaku hidup sehat sebagai bagian dari upaya pencegahan penyakit tidak menular.
Sumber : Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan, 2026
