Dinkes Lampung Selatan Perkuat Koordinasi Guna Akselerasi Capaian Imunisasi Zero Dose

KALIANDA – Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan menggelar pertemuan koordinasi dan validasi data capaian imunisasi zero dose bersama Dinas Kesehatan Provinsi Lampung pada Kamis, 16 April 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula LBBH Dinas Kesehatan Lampung Selatan ini menjadi langkah strategis dalam memastikan setiap anak di wilayah tersebut mendapatkan hak perlindungan kesehatan dasar.

Pertemuan ini menghadirkan para pengelola program imunisasi serta pengelola Aplikasi Sehat Indonesiaku (ASIK) dari seluruh Puskesmas se-Kabupaten Lampung Selatan. Fokus utama agenda ini adalah melakukan sinkronisasi data lapangan dengan sistem pencatatan digital guna mengidentifikasi sebaran anak yang belum mendapatkan dosis imunisasi sama sekali atau kategori zero dose.

Dalam upaya meningkatkan cakupan imunisasi, validasi data menjadi fondasi krusial. Melalui koordinasi ini, kendala teknis dalam pelaporan melalui aplikasi ASIK dievaluasi secara menyeluruh. Dinas Kesehatan Provinsi Lampung memberikan bimbingan teknis terkait pemetaan sasaran yang lebih akurat agar intervensi di tingkat desa dapat dilakukan secara lebih tepat sasaran.

Peningkatan capaian imunisasi zero dose di Lampung Selatan merupakan prioritas daerah untuk mencegah terjadinya Kejadian Luar Biasa (KLB) penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I). Dengan data yang tervalidasi, Puskesmas diharapkan mampu menyusun strategi jemput bola yang lebih efektif terhadap kelompok masyarakat yang selama ini sulit terjangkau atau belum terpapar informasi pentingnya imunisasi.

Melalui penguatan koordinasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten, diharapkan sinergi program imunisasi dapat berjalan lebih optimal. Kegiatan ini juga menjadi momentum bagi pengelola imunisasi di tingkat Puskesmas untuk memperbarui kompetensi teknis mereka dalam pengelolaan logistik vaksin dan manajemen data sasaran.

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan melalui Dinas Kesehatan terus berkomitmen untuk menurunkan angka zero dose secara signifikan. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya jangka panjang dalam menciptakan generasi masa depan Lampung Selatan yang sehat, tangguh, dan memiliki daya tahan tubuh yang prima terhadap berbagai risiko penyakit menular. (GG)